Remaja Berbohong Mengenai Aktivitas Online

Sebelas persen anak-anak pernah melakukan percakapan seksual secara online, menurut survei yang dilakukan oleh The Carphone Warehouse. Survei The Mobile House yang melibatkan 6.000 orang dewasa dan anak-anak mengenai web juga menemukan bahwa seperempat dari remaja berusia 11 sampai 18 tahun pernah mengunjungi situs porno dan 10 persen pernah bertemu dengan orang yang pertama kali mereka kenal dari sesi online.

Hampir separuh dari anak-anak yang disurvei mengaku berbohong kepada orang tua mereka mengenai aktivitas online mereka, mereka mengatakan sedang menyelesaikan pekerjaan rumah sebagai alasan untuk berselancar di internet atau membuka situs jejaring sosial.

Yang cukup mengkhawatirkan, peneliti juga mengatakan bahwa 87% orang tua merasa bahwa mereka tahu dengan jelas apa yang diakses anak mereka di internet, sementara 86% percaya anak mereka tidak akan melakukan apapun yang tidak mereka setujui (jadi apabila Anda merasa mengetahui apa yang dilakukan anak Anda di depan komputer, berpikirlah sekali lagi). 62% percaya bahwa upaya mengendalikan pemakaian internet anak tidak dibutuhkan.

Psikolog Dr. Tanya Byron yang membantu survei tersebut mengatakan bahwa orang tua perlu berdiskusi dengan anak mengenai internet. “Saya rasa orang tua perlu memperingatkan anak tentang bahaya online, sama seperti jika anak mendekati area yang berpotensi bahaya lainnya.” Tentu saja Anda tidak mengajari anak Anda menyeberang jalan dengan metode trial and error.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: